Jumat, 15 Februari 2013

Satu Kali Panen, Varietas Chiherang Hasilkan 9 Ton Gabah Kering

Padi Varietas Chiherang |  Oleh : Aryan

[caption id="attachment_7014" align="aligncenter" width="580"]Petani Desa Campor saat panen padi jenis varietas Chiherang-Foto :Sumaryanto/MC.com Petani Desa Campor saat panen padi jenis varietas Chiherang-Foto :Sumaryanto/MC.com[/caption]

Maduracorner.com,Bangkalan - Kelompok Tani Maju Makmur IV Desa Campor Kecamatan Geger menyambut gembira hasil percobaan benih padi in hibrida jenis varietas Chiherang pada panen perdananya, Jum'at (15/02). Karena dari hasil kerjasama dengan Dinas Pertanian dan Peternakan  Kabupaten Bangkalan. Benih padi Varietas Chiherang yang ditanam 3 bulan silam tepatnya pada Musim Tanam (MT) tahun 2012. Kini, mulai dipanen. "Alhamdulillah mas, hasilnya lumayan baik, perhektarnya rata-rata menghasilkan 9 ton gabah kering dari 10 hektar lebih lahan yang diuji cobakan ternyata hasilnya cukup memuaskan," ujar Dulfatah.

Menurut dia, Kelompok Petani Maju Makmur IV Desa Campor Kecamatan Geger sangat menyukai benih padi ini. Sebab, selain cocok dengan iklim di desa ini juga tahan terhadap serangan hama wereng dan cocok kondisi lahan petani yang hampir 100 prosen berstatus sawah tanah hujan. "Bagusnya lagi, petani disini selalu mentaati apa yang disyarankan oleh petugas PPL dan Mantri Tani yang sering turun kesawah untuk memberi penyuluhan tentang kelebihan varietas Chiherang tersebut. Sehingga bisa mencapai target seperti yang diharapkan," imbuh Dulfatah.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Bangkalan, Puguh Santoso melalui Kabid Produksi Tanaman Pangan dan Holtikultura, Lily Rosalia mengatakan, kelebihan benih padi inhibrida jenis varietas Chiherang ini sebelumnya telah diuji coba di beberapa lahan kering dan sawah yang berstatus tadah hujan oleh Balai Pengembangan Benih Varietas Unggul Kementerian Pertanian RI. "Hasilnya, ya seperti yang dicapai oleh Kelompok Tani Maju Makmur 1V Desa Campor Kecamatan Geger itu, sesuai dengan target kami 9 ton perhektarnya," pungkas Lily. (yan/min)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar